PALI, 24 Mei 2026 – Warga Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengeluhkan kondisi tegangan listrik yang dinilai tidak stabil dan sering berada di bawah standar normal.
Keluhan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama. Namun hingga saat ini, masyarakat mengaku belum melihat adanya solusi nyata dari pihak PLN Rayon Pendopo untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Selain tegangan listrik yang rendah, warga juga menyoroti kondisi jaringan kabel listrik di sejumlah titik yang dinilai membahayakan. Beberapa kabel induk terlihat kendur dan menjuntai rendah sehingga dapat dijangkau dengan tangan.
Warga mengaku persoalan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada petugas Yantek PLN Rayon Pendopo. Akan tetapi, hingga kini belum ada tindak lanjut berupa perbaikan maupun penertiban jaringan kabel yang dikeluhkan masyarakat.
Berdasarkan hasil penelusuran media ini, upaya pengajuan penambahan gardu dan tiang listrik sebenarnya telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Pengabuan Timur. Tercatat, proposal pengajuan telah disampaikan kepada pihak PLN pada tahun 2023 dan kembali diajukan pada tahun 2025.
Selain itu, pihak SMA Negeri 2 Abab juga turut mengajukan proposal penambahan tiang dan gardu listrik kepada PLN pada tahun 2025 dan 2026. Namun hingga kini, keempat proposal tersebut belum mendapatkan kepastian maupun realisasi.
Belum adanya tindak lanjut atas berbagai pengajuan tersebut membuat warga merasa kecewa. Masyarakat berharap pihak PLN Rayon Pendopo dapat segera memberikan perhatian serius dan mengambil langkah konkret guna mengatasi permasalahan kelistrikan di Desa Pengabuan Timur, demi kenyamanan dan keselamatan warga.(Wnl)

إرسال تعليق