Tanggapan Mendikbud Terkait Berita SDN Bangkit Jaya MUBA - DutaOnline

Post Top Ad


Tanggapan Mendikbud Terkait Berita SDN Bangkit Jaya MUBA

Share This
MUBA - dutaonline.co.id --  Program Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mewujudkan Muba Maju Berjaya (MMB),  salah satunya meningkatkan kualitas pendidikan nampaknya butuh masukan dan suport semua pihak, Kamis (25/07/19).

Terutama menyatukan pendapat dan persepsi dalam barisan SKPD serta di iringi kontrol sosial dari media, Lembanga, Ormas, serta Masyarakat Muba tentunya dapat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan Muba Maju Berjaya.
Seperti halnya terpantau oleh media, SDN Bangkit Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan informasi di lapangan ternyata butuh perhatian Pemkab Muba agar mendapatkan fasilitas yang setara dengan sekolahan SDN lain.

Menurut salah satu warga Desa Bangkit Jaya yang tidak di sebutkan dalam pemberitaan kali ini mengatakan bahwasannya Gedung SDN Bangkit Jaya 4 lokal di bangun melalui Swakelola tahun 2012.
"Tiga lokal gedung sekolah masih berdindingkan papan dan tanpa pelapon yang saat ini masih digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar kelas 1, 2 dan 3. dan Empat lokal sudah permanen dibangun melalui Swakelola tahun 2012 dan diperuntukkan untuk kelas 4, 5 ,6 dan satu lokal lagi untuk ruang tenaga didik atau guru," Ujarnya.

Kemudian Iapun berharap agar Pemkab Muba dapat memberikan solusi sehingga dalam proses kegiatan belajar dan mengajar dapat aman dan nyaman.

"Kalau saat ini ya gedung yang 3 lokal berdindingkan papan tanpa pelapon itu mulai bocor dan saya berharap pada Pemkab Muba atau Instansi terkait dapat membangun dan mengganti gedung yang dari papan menjadi gedung yang permanen," Ungkapnya dengan nada yang penuh harap.

Sementara itu Menteri Pendidikan Republik Indonesia menanggapi hal tersebut mengatakan, "Sebaiknya informasinya disampaikan kepada Dinas pendidikan Kabupaten agar ada perhatian. Dana APBN fungsi pendidikan itu 63,5 persen sudah di transfer kedaerah. Kemendikbud hanya mengelola 7,3 persen dan Kita tidak bisa lagi memberi Bantuan fisik, "Dikatakan Muhadjir Effendy melalui Pesan WhatsAppsnya, Kamis (25/7/2019).(sbg)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages