Jalan Jalan di Batam WN Singapura Positif Virus Corona. - DutaOnline

Post Top Ad


Jalan Jalan di Batam WN Singapura Positif Virus Corona.

Share This
DUTAONLINE.CO.ID

Kepri/Batam dutaonline.co.id - Senen (2/3) dua orang warga negara (WN) Singapura merupakan seorang wanita berinisial VP yang seyogyanya hanya jalan jalan ke Batam terkonfirmasi melalui Dinas Kesehatan Provinsi ke Pulauan Riau WN tersebut positif virus Corona.

 Berawal Masuknya WN Singapura diketahui melalui pelabuhan International Batam Center tepatnya pada hari Kamis (20/2).Apalagi WN yang berinisial Vp memiliki rumah di Batam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau,Tjetjep Yudiana saat hasil konferensi Pers diaula kantor KKP batu Ampar bersama para awak media mengatakan pihaknya mendapatkan notifikasi dari National Focal Point (NFP) Indonesia,dan hasinya VP beserta pembantunya dikonfermasi positif corona.
"tidak hanya itu pada tanggal 23 Februari mereka sekeluarga meninggalkan Batam secara bersama sama," terang Tjetjep.

Menurutnya WN Singapura yang berinisial VP selama berada di Batam telah melakukan kontak erat dengan seorang sopir berinisial P (33) tahun berjenis laki laki merupakan warga negara indonesia (WNI) dan seorang pembantu rumah tangga  berinisial CSS (39) tahun berjenis perempuan yang diketahui terinfeksi virus corona.
Dari hasil pantuan dilapangan,sopir tersebut telah melakukan kontak dengan istri dan kedua anaknya.Begitu juga dengan pembantu rumah tangga diketahui telah melakukan kontak 10 orang,termasuk tukang ojek," jelasnya.
Saat ditanya bagaimana dengan kondisi sopir dan pembantu yang diketahui terkontak dengan WN Singapura merupakan positif virus corona, seperti apa penanganannya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan" sebut Tjetjep Yudiana
Menyangkut,supir beserta tiga orang anggota keluarganya saat ini sedang menjalani karantina dirumah.Sementara itu,seorang pembantu rumah tangga dan 10 orang lainya yang melakukan kontak dengannya akan di karantina di Asrama haji

"Selain itu rumah keluarga supir dalam pengawasan,tidak ada yang diperbolehkan keluar rumah,begitupun juga yang di karantina di asrama haji,akan tetap kita pantau paling tidak dua hari sekali,"pungkasnya. (Mul).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages