Heran Terperangah,Rumah Tergolong Mewah Berstiker Keluarga Miskin Penerima PKH - DutaOnline

Post Top Ad


Heran Terperangah,Rumah Tergolong Mewah Berstiker Keluarga Miskin Penerima PKH

Share This
Tanjabtim DO.CO.ID. Program keluarga Harapan atau PKH bertujuan untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan,meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok yang paling miskin.
Program Keluarga Harapan adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang non tunai kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) mereka yang berhak mendapatkan program tersebut.

Namun lain halnya dengan salah satu rumah yang beralamat di desa koto Kandis kecamatan dendang kabupaten Tanjung Jabung timur provinsi jambi,dari hasil check and re-check dilapangan bahwa dijumpai sebuah rumah permanen yang tergolong mewah namun berlabel keluarga miskin penerima PKH.Hal demikian hingga menyita perhatian warga sekitar.

Menurut warga yang tidak ingin disebut nama sa'at dijumpai Duta online.co.id menuturkan bahwa Label PKH pada rumah tempat tinggal tergolong mewah semestinya tidak layak menerima.
"Kalau yang menerima program PKH orang susah itu wajar saja,namun kalau orang yang tingkat ekonominya mapan lantas menerima bantuan tersebut itukan lucu."katanya

Menanggapi hal tersebut kepala desa koto Kandis Hasanuddin sa'at disambangi diruang kerjanya menyangkal bahwa dengan adanya label PKH pada rumah warga yang dimaksud diluar daripada kewenangan pemerintah desa.selasa (2/6/)

"Data tidak bisa kita rubah,pendataan awal yang mendata dari kecamatan,kemudian langsung ke pusat.tiba-tiba turun bantuan yang membuat kita bingung seharusnya di verifikasi dulu ke desa "katanya
Diakuinya bahwa dengan adanya data yang sedikit mengganggu penertiban data bagi penerima bantuan.

Dalam menyikapi data agar tidak ada lagi tumpang tindih, pihak desa akan melakukan musyawarah besar guna melakukan pendataan ulang dan verifikasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat."terangnya 
Hasanuddin juga berharap sebelum data akan dilaporkan sebaiknya dilakukan klarifikasi ke desa sehingga data yang disampaikan benar-benar akurat.(firdaus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages