Pekerjaan jalan batubara dari pt dizamitra powerindo cemari pengguna jalan debu dan becek - DutaOnline

Post Top Ad


Pekerjaan jalan batubara dari pt dizamitra powerindo cemari pengguna jalan debu dan becek

Share This

Muara Enim dutaonline.co.id

Miris Bongkahan sisa tanah yang jatuh di jalan raya Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim di keluhkan para pengguna jalan becek dan debu. 


Peristiwa sisa tanah yang membahayakan pengguna jalan ini, berada di jalan Lintas Palembang-prabumulih, tepatnya di Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan. 

              tonton video nya di sini


Puncaknya terjadi dimana debu tersebut berasal dari tumpahan dari kendaraan yang mengangkut tanah pembuatan jalan untuk Angkutan batubara oleh salah satu dari pt dizamitra powerindo perusahaan, yang menyeberang jalan lintas tersebut.


Dikatakan salah satu pengguna jalan (sh) akibat pembuatan jalan untuk angkutan batubara ini, yang melintasi jalan raya tersebut, sangat menggangu kita selaku pengguna jalan, dan selain mengotori jalan raya juga debunya berterbangan kemana-mana, sehingga meresahkan dan mengganggu pandangan pengguna jalan. 


(Sh),berharap, masalah ini harus ada tindakan dari pemerintah dan berharap kepada pihak terkait khususnya para pelaku atau impostir batubara, atau pihak Perusahaan, dapat bertanggung jawab dan mencarikan solusi yang ada,” ujarnya Jumat (22/10/2021).


Senada dengan Beni (35), juga pengguna jalan, mengeluhkan masalah tersebut karena selain kesehatan udara yang berdampak pada manusia juga bisa membahayakan keselamatan para pengguna jalan. 


“Jalur ini merupakan akses jalan lintas Sumatera yang volume arus lalu lintas sangat padat karena penglihatan terhalang debu, bisa menimbulkan kecelakaan,” terangnya.


Di samping itu, debu tanah ini juga sangat mengganggu kesehatan karena bisa menimbulkan sesak saat kita masih bersama dengan Covid 19 ditambah dengan seandainya hujan maka otomatis jalan jadi becek dan licin sehingga bisa mencelakakan bagi pengendara terutama sepeda motor.


Oleh karena itu, ia berharap agar pemerintah dan terkhusus para pelaku usaha mencarikan solusi demi keselamatan serta kesehatan pengguna jalan, dan tolong pikirkan nasib rakyat.


Saat mau dikonfirmasi kepada perusahaan yang melakukan pekerjaan tersebut, dilapangan para pekerja mengatakan "tidak tahu kami hanya pekerja".


Mukarto SH, selaku Anggota DPRD Kabupaten Muaraenim, Kepada Mediaonlie, melalui WhatsApp messenger, Pada perusahaan minta pengendalian dampak lingkungan akibat dari pekerjaan perusahaan tersebut, Jangan rugikan masyarakat.(alisaiin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages