RAPAT PARIPURNA KE VIII LKPJ BUPATI PALI ANGGARAN TAHUN 2019

dutaonline.co.id rabu(17/3-2020)

PALI-Rapat Paripurna VIII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati PALI Tahun Anggaran 2019, Selasa (16/03/20).
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD PALI Asri Ag di dampingi oleh wakil ketua I Irwan ST, dan dihadiri oleh Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Kejari PALI Marcos Marudut Mangapul Semaremare,Kapolres PALI, Kepala OPD dan tamu undangan lain nya,berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD PALI Komplek Pertamina Pendopo.

Sekertaris Dewan H Son Haji membacakan daftar hadir anggota DPRD Kabupaten PALI.
“Anggota DPRD PALI yang hadir pada Paripurna ini 21 dari 25 orang,”
Ketua DPRD PALI menyampaikan dengan hadirinya 21 anggota DPRD PALI ini forum tercapai rapat bisa dimulai

Bupati PALI, LKPJ tahun 2019 ini disusun berdasarkan RPJMD tahun 2019-2021,dalam laporannya bupati menyampaikan kinerja mikro pemerintah daerah tahun 2019 dengan mengacu pada Data Badan Pusat Statistik (DBPS).
“Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,16%, berada di atas laju pertumbuhan perovinsi Sumsel sebesar 5,71% dan merupakan Kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi kedua di Provinsi Sumsel setelah,”

Indek pambangunan manusia meningkat dan merupakan peningkatan tertingi di Sumsel

“Indeks pembangunan manusia mencapai 64,33 Poin meningkat sebesar 0,84 poin dari tahun 2018 merupakan peningkatan tertinggu di Sumsel pada tahun 2019,”

Penurunan angka kemiskinan kedua di Sumsel setelah yang pertama Kabupaten Muara Enim serta juga angka penganguran masi di bawah

“Angka kemiskinan 13,47% turun sebesar 0,34% dari tahun 2018 dan merupakan kabupaten dengan penurunan tertinggi kedua di Provinsi Sumsel, angka penganguran 4,06%, angka ini meningkat dari tahun sebelumnya dimana angka penganguran pada tahun 2018 sebesar 3,79% akan tetapi angka penganguran pada tahun 2019 masih dibawa Provinsi Sumsel 4,48%” Kabupaten PALI baru berjalan 7 tahun laju pertumbuhannya berjalan dengan pesat.

“Walaupun kabupaten kita baru seumur jagung suda angka kemiskinan turun dan pertumbuhan ekonomi melaju di atas Provinsi Sumsel,ini bukan oleh seorang bupati tapi oleh berkat dorongan instansi-instansu yang terkait untuk perkembangan daerah yang maju,”pungkasnya.(red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama